Tautan teks bahasa sumber: https://www.geneseo.edu/~bennett/EdWrite.htm
Sebuah tutorial yang ditulis oleh:
Alan Weintraut
Annandale High School
Annandale, VA 22312
Atraut@aol.com
CIRI-CIRI PENULISAN EDITORIAL
Editorial adalah sebuah artikel yang menyajikan opini suatu surat kabar pada sebuah isu. Isinya mencerminkan suara mayoritas dari jajaran redaksi atau pihak yang mengelola surat kabar tersebut yang terdiri dari para editor dan manajer bisnis. Biasanya editorial tidak akan menuliskan nama penulisnya. Layaknya seorang pengacara, penulis editorial akan membangun argumen dan mencoba membujuk pembaca untuk sepakat dengan pendapat yang diberikan. Editorial bertujuan untuk memengaruhi opini publik, mengenalkan pemikiran kritis, dan bisa saja membuat orang mengambil tindakan terhadap suatu masalah. Intinya, editorial adalah berita yang beropini.
Editorial terdiri dari:
1. Pendahuluan, isi, dan kesimpulan seperti berita lainnya
2. Penjelasan yang objektif tentang suatu isu, terutama isu yang kompleks
3. Sudut berita yang tepat waktu (aktual)
4. Opini dari pihak berlawanan yang secara langsung menyangkal permasalahan yang dibawa oleh penulis
5. Opini penulis disampaikan secara profesional. Editorial yang baik akan berhadapan dengan isu-isu, bukan masalah kepribadian dan tidak menggunakan cara-cara persuasif yang remeh seperti ejek-ejekan.
6. Solusi alternatif untuk masalah atau isu yang dikritik. Siapa pun dapat mengeluh tentang suatu masalah, tapi editorial yang baik harus mengambil pendekatan proaktif untuk membuat situasi menjadi lebih baik dengan menggunakan kritik yang membangung dan memberikan solusi.
7. Kesimpulan yang jelas dan ringkas serta merangkum pendapat penulis dengan kuat. Berikan gagasan yang menohok.
Empat Jenis Tujuan Editorial:
1."Menjelaskan atau menafsirkan: Editor sering menggunakan editorial untuk menjelaskan cara suatu surat kabar mengulas suatu topik yang sensitif atau kontroversial. Contohnya seperti surat kabar sekolah yang dapat menjelaskan peraturan sekolah yang baru atau kegiatan murid tertentu seperti sumbangan makanan.
2."Kritik:"Editorial mengkritik tindakan, keputusan, atau situasi secara konstruktif. Di saat yang bersamaan juga bisa memberi solusi terhadap masalah yang ada. Tujuan langsung dari jenis editorial ini untuk membuat pembaca melihat masalahnya terlebih dahulu, bukan solusi.
3.Persuasi:Editorial yang persuasif bertujuan untuk secara langsung menyajikan solusi, alih-alih masalah. Dari awal paragraf, pembaca akan didorong untuk mengambil tindakan positif yang spesifik. Salah satu contoh editorial persuasif adalah political endorsements.
4."Pujian:"Jenis editorial ini berisi pujian untuk orang atau suatu organisasi atas pencapaian yang telah dilakukan. Jenis editorial ini jumlahnya tidak sebanyak tiga jenis sebelumnya.
Menulis Editorial
1. Pilih topik penting yang memiliki sudut pandang berita terkini dan akan menarik minat pembaca.
2. Mengumpulkan informasi dan fakta, mengambil kesimpulan yang objektif, melakukan riset
3. Nyatakan pendapat secara singkat dalam bentuk thesis statement
4. Jelaskan masalah secara objektif layaknya seorang reporter dan beri tahu pentingnya situasi di dalamnya
5. Berikan sudut pandang yang berlawanan terlebih dahulu dengan kutipan dan faktanya
6. Bantah argumen pihak lain dan kembangkan studi kasus yang dibawa dengan fakta, detail, data-data, dan kutipan. Bedah pemikiran pihak yang berlawanan.
7. Akui poin yang dimiliki pihak berlawanan — mereka pasti memiliki poin bagus yang dapat diakui untuk membuat posisi kita terlihat lebih rasional.
8. Ulangi frasa-frasa kunci untuk memperkuat ide ke dalam pikiran pembaca.
9. Berikan solusi realistis untuk masalah yang tidak banyak diketahui orang. Mendorong pemikiran reaksi kritis dan reaksi proaktif.
10. Akhiri dengan kesimpulan menohok yang menyatakan kembali argumen awal (thesis statement).
11. Batasi hingga 500 kata, buat semua kata bermakna, jangan gunakan kata "Aku"
Contoh Struktur
I. Awali dengan Penjelasan Objektif tentang Suatu Isu/Kontroversi.
Libatkan lima W dan satu H. (Anggota Kongres, dalam upaya mengurangi anggaran, berupaya memotong dana untuk televisi publik. Diadakan audiensi …)
· Ambil fakta dan kutipan dari sumber-sumber yang relevan.
· Riset tambahan mungkin diperlukan.
II. Hadirkan Opini yang Berlawanan Terlebih Dahulu.
Sebagai penulis, Anda akan tidak setuju dengan sudut pandang ini. Identifikasi pihak-pihak yang terlibat (khususnya yang berada di pihak berlawanan. (Partai Republik merasa bahwa pemotongan ini diperlukan, stasiun televisi kabel lain dapat mengambilnya, hanya orang kaya yang menonton televisi umum.)
· Gunakan fakta dan kutipan untuk menjelaskan pendapat lawan.
· Berikan posisi oposisi yang kuat. Anda tidak akan mendapat apa pun dengan posisi oposisi yang lemah.
III. Bantah keyakinan pihak berlawanan secara langsung.
Bisa dimulai dengan awalan yang transitif. (Partai Republik percaya bahwa televisi publik adalah "ladang bermain orang kaya." Namun, statistik menunjukkan kebanyakan orang yang menonton televisi publik berpenghasilan kurang dari $40,000 (sekitar 15 juta rupiah) per tahun.)
· Ambil data atau kutipan dari orang-orang lain yang mendukung posisi Anda.
· Akui poin-poin yang benar dari pihak berlawanan agar tulisan tampak rasional dan telah mempertibangkan banyak kemungkinan (tahun fiskal memang sulit dan menimbulkan opsi untuk memotong dana untuk seni, namun…).
IV. Berikan Analisa/Analogi Lain yang Juga Rasional
Dalam rangka mempertahankan posisi tulisan, berikan berbagai alasan dari yang kuat hingga paling kuat. (Mengambil uang dari televisi publik sama saja seperti merampas pendidikan anak-anak mereka …)
· Gunakan kiasan sastra atau budaya yang memberikan kredibilitas dan kecerdasan yang dimiliki tulisan (Kita harus memberikan "seserahan" yang memang menjadi milik "sang kaisar" …)
V. Akhiri dengan Kesimpulan yang Menohok.
Berikan solusi atas masalah tersebut atau tantang pembaca untuk mencari tahu lebih lanjut. (Kongres seharusnya melihat pemborosan yang sebenarnya — barangkali dalam konteks pembelaan dan hak — agar anggaran terselamatkan. Mengobok-obok televisi publik hanya akan menyakiri kita semua.)
· Sebuah kutipan bisa menjadi efektif, terutama jika berasal dari sumber yang terpercaya
· Sebuah pertanyaan retoris juga dapat menjadi kesimpulan yang efektif (Jika pemerintah tidak membela hak anak-anak, lantas siapa yang akan melakukannya?)
Datangi perpustakaan atau laboratorium komputer mana pun untuk selesaikan "webquest" yang ada di
http://library.thinkquest.org/50084/index.shtml
http://library.thinkquest.org/50084/editorials/index.html
Komentar
Posting Komentar